Rabu, 20 Januari 2016

Bola

Kamis, 21.01.2016

Pasukan besar EPL belum buat pecutan - Ranieri


PENGURUS Leicester City, Claudio Ranieri.
LONDON: Pasukan "besar" dalam Liga Perdana Inggeris (EPL) masih belum membuat pecutan mereka, kata pengurus Leicester City, Claudio Ranieri ketika pasukannya berkongsi mata dengan pendahulu Arsenal.
Ketinggalan di belakang Gunners berdasarkan perbezaan gol, Leicester kini memiliki kelebihan tujuh mata daripada kelayakan Liga Juara-Juara dan jurang sembilan mata untuk tempat terakhir ke Eropah dalam kedudukan liga.
"Pasukan besar masih belum membuka turbo mereka - dan kami harap mereka tidak melakukannya.
"Ia adalah liga yang gila kerana jika ia liga yang normal, Leicester tidak akan berada di kedudukan teratas," katanya.
Ketika mereka melalui musim yang berubah-ubah, Ranieri berkata: "Saya mahu menjadi orang dan pasukan paling gila dalam Liga Perdana."
Penjaring gol berkongsi jaringan terbanyak liga, Jamie Vardy, dengan 15 gol setakat ini, gagal menjaringkan gol dalam enam penampilan terakhir.
Bagaimanapun, Ranieri berkata, beliau tidak bimbang dan yakin penyerang itu akan kembali menemui semula sentuhannya.

Teror

Kamis, 21.01.2016

Diisukan Jadi Incaran Teroris, Kantor Ahok Dijaga Tentara

Foto: Okezone
Foto: Okezone

JAKARTA - Penjagaan keamanan di Balai Kota terus diperketat. Hal ini terutama digalakkan usai terjadinya teror bom di Kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun diisukan menjadi target teroris selanjutnya.
"Kami kerja sama dengan TNI Polri, kami tingkatkan terus keamanan di Balai Kota," ujar Kepala Biro Umum Provinsi DKI Jakarta Agustino Dharmawan, Kamis (21/1/2016).
Agustino menyebut, hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait pimpinannya yang menjadi sasaran selanjutnya teroris. Dia melanjutkan, peningkatan keamanan dilakukan sebelum Tahun Baru hingga saat ini.
Namun begitu, ia enggan menyebutkan berapa kekuatan yang diturunkan untuk pengamanan ini."Ya, enggak bisa gembar-gembor berapanya, masa iya kami buka kalau kami punya pistol berapa, pokoknya ada peningkatan itu saja yang bisa saya berikan," terangnya.
Untuk petugas pengamanan dalam (Pamdal) di Balai Kota, Agustino menurunkan kurang lebih 110 personel yang berjaga setiap harinya terbagi menjadi 3 shift. "Kalau pagi dan siang itu 40 orang kalau malam 30 orang," tutupnya.